Kota Palangkaraya di Kalimantan Tengah menawarkan objek wisata yang spesial, dimana wisatawan diberi pengalaman menikmati eksotisnya pulau Kalimantan dari sisi yang berbeda.  Wisata tersebut adalah menyusuri Sungai Kahayan.

Sungai Kahayan merupakan salah satu sungai yang terpanjang di Kalimantan, mempunyai nama lain Sungai Blaju Besar atau Sungai Dayak Besar, memiliki luas mencapai 81,648 km2, panjang 600 kilometer, lebar 500 meter dan dalam 7 meter.

Merupakan pengalaman yang tidak akan terlupakan, ketika kapal berlayar menyusuri sungai Kahayan yang berair jernih berseling dengan air yang kecoklatan, melewati hutan bergambut dengan pemandangan perkampungan masyarakat suku Dayak di pinggir sungai dengan rumah panggungnya dan kelotok-kelotok milik warga yang hilir mudik.  Kita juga bisa menyaksikan tanaman khas rasau (sejenis pandan) dan hewan-hewan yang bisa kita dijumpai dalam perjalanan ini adalah, orang utan, bekantan, uwa-uwa, kera abu-abu dan biawak. Jika beruntung kita bisa melihat burung Rangkong, yang saat ini sudah jarang terlihat.

Untuk menuju ke dermaga tempat lokasi wisata susur sungai Kahayan juga tidak sulit, dari Bandara Tjilik Riwut hanya membutuhkan waktu 30 menit menuju Alun-Alun kota Palangkaraya dan dilanjutkan menuju Tugu Sukarno. Dermaga berada di sekitar tugu tersebut.

Operator kapal wisata menyediakan bermacam paket dengan rute dan jenis kapal yang bisa dipilih. Jika menggunakan kapal kecil sejenis kelotok biayanya lebih murah, (sekitar Rp. 75.000,- per orang) daripada menggunakan kapal wisata besar yang dilengkapi dengan tempat tidur, kamar mandi, tempat makan, dan ruang karaoke. Harga sewa kapal yang besar adalah sekitar Rp. 10 juta – Rp. 15 juta dengan kapasitas orang yang lebih banyak.  Dengan kapal yang lebih besar perjalanan makan waktu lebih lama dan bisa menginap. Menginap di kapal yang berlayar membelah hutan di waktu malam, sensasinya pasti berbeda dan menjadi pengalaman yang sangat berkesan.

Yuk baca artikel mengenai 10 cara berwisata murah meriah ke Lombok