Pulau Kalimantan memiliki 8 Taman Nasional dimana 2 (dua) diantaranya terdapat di Kalimantan Tengah, yaitu Taman Nasional Tanjung Puting dan Taman Nasional Sebangau. Taman Nasional Sebangau dengan luas 568.700 hektar adalah taman nasional termuda karena baru diresmikan sebagai taman nasional pada tahun 2004 dan merupakan ekosistem rawa gambut.

Memiliki beberapa keunikan menyebabkan Taman Nasional Sebangau masuk dalam list obyek wisata wajib kunjung di Palangkaraya.

  • Mudah dicapai secara administratif, TN Sebangau masuk dalam tiga wilayah yakni Kota Palangkaraya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Pulang Pisau.  Dari Palangkaraya lokasi TN Sebangau adalah di Desa Kereng Bangkirai yang dapat ditempuh selama 15-20 menit. Belum ada angkutan umum yang menuju ke sana sehingga wisawatan harus menggunakan kendaraan pribadi.

 

  • Taman Nasional Sebangau dialiri oleh Sungai Koran yang airnya berwarna hitam. Hal ini disebabkan tingginya kadar tannin yang terdapat dalam air sungai tersebut. Tannin berasal dari gambut yang terdapat di dasar sungai dengan kedalaman 1-17 meter. Sensasi misterius dari air sungai hitam tersebut menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

 

  • Dengan menggunakan speedboat yang disewa dengan harga Rp. 500 ribu pengunjung bisa menyusuri sungai yang dipenuhi oleh rasau.  Rasau adalah jenis tumbuhan pandan dengan daun dan batang yang berduri tajam. Di kiri kanan sungai Koran penuh dengan tumbuhan rasau ini membuat kita serasa melewati labirin.  Tak jarang kita harus menunduk untuk menghindari durinya yang tajam.

 

 

Perjalanan menyusuri sungai Koran dengan menggunakan speedboat yang berawal di dermaga Desa Kereng Bengkirai akan berakhir di Pos Jaga Sungai Koran. Di pos jaga ini pengunjung bisa beristirahat di gazebo sambil menikmati suasana asri taman nasional. Pengunjung juga bisa mandi di sungai dan melihat pemandangan taman nasional dari ketinggian melalui menara pandang yang terdapat disana.  Jika ingin trekking di dalam hutan kita dapat minta tolong kepada pemandu untuk menunjukkan jalan.

Ingin menambah sensasi berpetualang di Taman Nasional Sebangau? Tenang, kita juga bisa kok menginap di sini. Di dalam pos jaga terdapat 3 buah kamar yang disewakan, lengkap dengan kamar mandi dan ruang tengah. Waktu yang tepat untuk berkunjung ke Taman Nasional Sebangau adalah saat musim hujan yaitu bulan Desember – Februari. Jika musim kemarau air sungai akan surut dan menyebabkan perahu sulit melintas karena air menjadi surut dan pengunjung harus trekking di beberapa tempat.

Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi halaman Taman Nasional Sebangau disini untuk mengatur perjalanan yang diinginkan. Pihak taman nasional akan memberikan saran mengenai pilihan  rute yang bisa ditempuh sesuai dengan biaya.

Yuk baca artikel lain tentang Menyusuri Sungai Kahayan, Palangkaraya

 

Sumber 1

Sumber 2