Musim panas adalah saat yang tepat untuk berkujung ke Jepang karena bertepatan dengan Summersonic Festival, yang rutin diadakan setiap tahun. Setelah nonton festival, saatnya kita jelajah kota Osaka. Ada beberapa tempat wisata dari PiknikAsik yang bisa dijelajahi di Osaka dalam satu hari. Yuk kita lihat :

 

 

  • Osaka Castle

 

 

Osaka Castle adalah sebuah istana tradisional Jepang yang terletak di Osakajo Chuo Ward. Merupakan istana kerajaan Jepang pada abad ke 16. Walaupun disebut istana, tempat ini sebenarnya adalah sebuah museum modern yang menceritakan perjalanan Toyotomi Hideoshi, sang pendiri istana yang semasa hidupnya adalah penguasa daerah Osaka. Terdapat 13 bangunan asli yang terdapat di Osaka Castle. Diantaranya adalah sumur Kimeisui dan Kinzo Storehouse yang dulunya digunakan sebagai tempat penyimpanan emas dan perak. Dinding perlindungan di sekeliling Osaka Castle adalah dinding batu terbesar di Jepang. Jangan lupa naik ke menara Osaka Castle sehingga bisa melihat pemandangan kota Osaka dari ketinggian dan pemandangan taman Nishinomaru yang indah.

 

  1. Shitennoji Temple

 

Tak jauh dari Osaka Castle ada salah satu kuil tertua di Japang, Shitennoji Temple. Merupakan kuil pertama yang dibangun oleh pemerintah Jepang. Kuil ini dibangun untuk menghormati 4 raja  Sorga, yaitu Kyoden-in (agama dan pendidikan), Hiden-in (kemakmuran), Ryobo-in (kesehatan) dan Seiyaku-in (pengobatan dan farmasi). Yang mgenjadi ikon kuil adalah pagoda lima tingkat atau Pagoda Gojutou, serta  gerbang-gerbang di sisi kuil yang indah dan salah satunya adalah pintu gerbang menuju taman Gokuraku-judo yang indah.

 

  1. Tsutenkaku Tower.

 

Tsutenkaku Tower yang dibangun pada tahun 1912 ini pun menjadi landmark kota Osaka yang selalu ramai didatangi wisatawan. Menara setinggi 103 meter ini, di bagian atasnya dipasang lampu neon warna-warni yang menunjukkan perkiraan cuaca pada esok hari. Warna orange berarti mendung, biru berarti hujan, dan warna putih berarti cuaca cerah. Ketiga warna ini juga dikombinasikan untuk menunjukkan dua kemungkinan cuaca yang akan terjadi. Misalnya perpaduan warna putih dan biru, maka tandanya cuaca esok akan berubah dari cerah menjadi hujan. Selain lampu ramalan cuaca, di Tsutenkaku Tower juga dipasang jam terbesar di Jepang. Jam ini memiliki ukuran 5,5 meter dan jarum jam sepanjang 3,2 meter. Sayangnya, jam raksasa ini tak terlalu nampak jika dilihat dari bawah.

 

  1. Shinsaibashi dan Dotonburi

 

Shinsaibashi merupakan daerah perbelanjaan yang berupa lorong panjang yang dipenuhi dengan toko-toko dari merk terkenal di dunia sampai toko-toko biasa yang menawarkan barang dengan harga terjangkau. Tidak hanya toko pakaian dan pernak-pernik, sepanjang jalan juga dipenuhi dengan kedai makanan yang menjual makanan khas Jepang seperti sushi, ramen, udon, soba, yakiniku, okonomiyaki dan takoyaki.  Jangan lupa singgah di jembatan Dotonbori. Jembatan ini memisahkan lorong Shinsaibasi Suji dengan Ebishubashi Suji. Keduanya adalah lorong yang penuh dengan toko dan restoran. Dari jembatan ini Piknikers bisa menyaksikan kemegahan layar-layar besar yang menampilkan berbagai iklan di Jepang. Pada malam hari, ketika neonnya dinyalakan, akan tampak betapa penuh warna dan semaraknya tempat ini. Satu neon yang menjadi target para pengunjung adalah iklan Glico Running Man. Harus foto disini supaya sah sudah ke Osaka.

Sumber 1

Sumber 2

Sumber 3