Presenter senior asal Bandung ini, dikenal dengan aktivitasnya yang padat. Sejak pagi buta, presenter cantik yang lahir di Bandung tangga 1 April, sudah memulai aktivitasnya sebagai pembawa acara Apa Kabar Indonesia Pagi di TV One, televisi tempatnya bekerja sejak tahun 2008.

Kiprah awal Indy di dunia televisi  dimulai dengan menjadi penyiar radio di stasiun Radio Ardan dan Pro 2, Bandung. Setelah mendapatkan Gelar Magister jurusan Management Business dan Administrasi Teknologi, Indy sempat bekerja sebagai seorang karyawati. Kemudian menjadi penyiar di SCTV pada 1999 hingga 2006 (membawakan acara Liputan 6, Usaha Anda, Derap Hukum dan Debat Minggu Ini ), sebelum pindah ke stasiun televisi ANTV pada tahun 2006 hingga 2008.

Sebagai seorang wanita yang aktif, Indy harus selalu menjaga kebugaran tubuhnya agar selalu terlihat fresh di layar kaca. Pilihan Indy untuk selalu menjaga kebugaran tubuhnya adalah melakukan olahraga lari ditambah aktivitas nge-gym di salah satu fitness centre di Jakarta.

Berikut petikan wawancara PiknikAsik dengan teh Indy, begitu beliau biasa dipanggil.

 

-Sejak kapan Indy mempunyai hobi lari?

Awalnya sekitar 3 tahun yang lalu, pada event color run di senayan – tanggal 26 Januari 2014. Event lari yang seru banget. Dan bikin saya jadi mencari lagi event lari lain setelah color run. Terutama  waktu itu saya ikut event buat seneng-seneng aja. Seru. Happy.  Pada beberapa event setelah color run, saya dan beberapa teman sering bikin kreasi jersey lomba yang dibuat unik, misalnya digunting-gunting jadi rumbai-rumbai, atau dibuat  jadi model kerah sabrina .. intinya itu jersey engga boleh cuma jadi jersey biasa-biasa aja. Harus seru!!! Terutama klo pas difoto. Kaca mata item frame warna-warni harus ada!!!! Dan TONGSIS!! Hahaha…

Jadi awalnya itu memang lari untuk bersenang-senang.  Trus makin happy pas tau tiap race pasti dapet medali. Makin menjadi-jadi deh, dengan mengejar medali sebagai tujuannya.. padahal waktu itu belum mulai  lari rutin.. Lari cuma pas event aja. Titik. Jadi lumayan capek juga pas lari.. Hehe..

Saya cari event-event lari, juga karena  di tiap event sering ketemu temen-temen lama yang udah jarang ketemu. Jadi event lari sebagai ajang untuk reuni dan menjalin networking.

 

-Apa yang membuat Indy menjadikan lari sebagai hobi?

jadi seperti itu urutannya kenapa saya jadi suka lari : seneng-seneng, seru-seruan, foto-foto – lalu berubah jadi event ketemuan sama temen lama – trus jadi event buat ngumpulin medali finisher. Karena medalinya juga bagus-bagus desainnya.

Setelah itu lama-lama, mulai kepikiran : saya lari kok gitu-gitu aja buat apa ya.. ngumpulin medali, foto-foto .. Terus udah, masak hanya itu sih. Mulai deh terpikir untuk : ingin menempuh jarak yang lebih jauh, pace yang lebih kencang  dan performa lari yang lebih baik.

 

Sejak  saat itu saya mulai menambah jarak  lomba lari yang diikuti, dari race 5K, naik ke 10K, 17K, 21K .. Dari yang awalnya bosan lari di road, nyoba lari trail dan karena  saya memang suka banget sama alam dan suka banget ada di ketinggian, saya happy banget kalau ikut lari trail .. COCOK!! … dan akhirnya, saya mencapai jarak yang terjauh versi saya.  Ikutan lari trail dengan jarak 27K,  dan terjauh lokasinya dari Jakarta : Nusa Tenggara Barat, saya ikutan race trail di Rinjani. Bisa ikut trail di Rinjani saja sudah bikin happy berat .. ngga peduli dengan pace dan sebagainya. Saya nikmatin banget setiap meter pemandangan gunung Rinjani. Indah banget. Sumpah. Cuma saya merasa kurang lama menikmati kecantikan Rinjani. Namanya race, ya diburu waktu. Baru saja sampai puncak (versi 27K), udah harus cepet-cepet turun lagi ke garis finish. Sedih.  Suatu saat saya harus balik lagi ke Rinjani, tapi buat camping dan nginep di puncak. HARUS!! nikmatin pagi-siang-sore-malam di rinjani is a must for me!!

Dan sekarang saya mulai menantang diri untuk ikut lari Full Marathon.  Masih tahap persiapan dengan terus latihan, bersama TVOne Runner yang rutin berlatih di Velodrome Rawamangun, setiap hari Senin dan  Jumat sore.

Lari memang jadi hobby karena lari itu bikin hati saya happy…  Baru berapa langkah aja udah seneng. Pas finish apalagi, legaaaaaa … Hahaha .. setelah lari, hati jadi  happy berkepanjangan .. Membuat saya bisa tampil fresh setiap hari.

 

-Tergabung dalam komunitas running apa?

Saat ini saya aktif di komunitas lari Indorunners dan RFI (Run for Indonesia). Ada juga komunitas lari yang lebih kecil dengan anggotanya beberapa orang yang dekat. Saya sih fleksibel saja.

 

-Apa tips bagi runner pemula?

BAWA HAPPY !!!! titik!!! dengarkan musik yang kamu suka!! pake jersey yang bikin kamu pede!! pake baju yang bikin kamu nyaman !!  dan sepatu yang nyaman buat kaki kamu!! Karena untuk sepatu, tiap orang punya kaki yang berbeda-beda. Merk yang cocok buat temenmu, belum tentu cocok buat kakimu . Ini memang harus melalui proses.  Itu dulu awalnya.  Jangan memikirkan  kamu harus lari dengan kecepatan tertentu. Lariin aja.  Nanti kalo udah benar-benar seneng, baru deh mulai latihan rutin. Dari situ kamu akan tahu, apakah kamu ingin meningkatkan kualitas lari kamu atau enggak. Kalau memang ingin lebih baik larinya, harus rutin berlatih. Jangan kadang rajin, kadang males (dan banyakan malesnya hehehehhe…) Dijamin yang seperti ini tidak ada peningkatan.

 

Mau lari lebih jauh dan lebih kencang? HARUS KONSISTEN !!! … percaya deh, LATIHAN ITU ENGGA BOHONG .. TRAINING NEVER LIES .. orang yg konsisten latihan, akan memetik hasilnya… bahkan ketika kamu FEEL LIKE YOU DONT WANNA RUN, kalahkan egomu..  lari lah ke luar, and you’ll be happy afterwards  dan pasti  enggak  akan menyesal.

Tahun 2016 kemarin Indy bergabung dengan training yang diadakan oleh komunitas Indorunners yang bernama Indorunners University disingkat Runi. Program pelatihan untuk meningkatkan kemampuan berlari yang rutin diadakan oleh komunitas lari Indorunners. Tahun 2016 program Runi adalah untuk Race Jakarta Marathon. Indy mengikuti program HM atau Half Marathon atau 21K. Program yang berlangsung selama sekitar 2 bulan tersebut memberikan latihan rutin yang harus dilaksanakan selama 5 hari dalam seminggu, berupa latihan teknik lari berupa interval, tempo run dan strength training serta long run setiap hari minggu, ditambah PR lari  2 kali seminggu. Latihan yang padat tersebut menghasilkan performa yang baik sehingga hasil lomba yang diraih lebih baik dari sebelumnya.

 

Rutinitas olahraga yang dilakukan, Indy tidak hanya melakukan olahaga lari saja tetapi juga dikombinasikan dengan rutin latihan strength training untuk melatih kekuatan dan daya tahan tubuh,  membuat performa menjadi meningkat. Membuatnya masih terlihat cantik dan awet muda, tidak berbeda dari waktu awal  berkecimpung di dunia televisi.

Jadi jika ingin terlihat selalu bugar dan fresh serta awet muda, yuk kita rutin olahraga. Seperti kata Indy tadi, lari bikin happy.

Nah untuk kamu yang ingin mencoba lari yang lebih challenging dan menarik? Yuk ikutan Sydney Blackmores Run, karena kamu bisa dapatin paket spesial Sydney Blackmores Marathon 2017, yaitu :

+Gratis VISA

+No Surcharge

+Installment 0% 6 bulan

FREE VISA juga lho untuk pembelian full tour package dengan pesawat utk 10 org pertama!

Info klik disini