Untuk merayakan kemerdekaan Indonesia yang ke 72 kali ini, PiknikAsik akan membawa Piknikers jalan-jalan ke tempat bersejarah untuk mengenang peristiwa menjelang kemerdekaan dikumandangkan.  Yuk, kita lihat rekomendasinya…

 

Rumah Rengasdengklok

Rumah ini merupakan saksi perjuangan proklamasi karena dijadikan tempat Soekarno-Hatta disembunyikan oleh golongan muda yang mendesak untuk segera diumumkan kemerdekaan Indonesia. Para pemuda memilih rumah Djiauw Kie Siong, seorang penduduk lokal yang sehari-hari bekerja sebagai petani, karena dekat dengan markas Peta yang sekarang dijadikan Monumen Kebulatan Tekad. Rengasdengklok dipilih juga karena lokasinya yang berjarak sekitar 81 kilometer dari Jakarta itu jauh dari jangkauan pengawasan tentara Jepang. Rengasdengklok berjarak sekitar 15 kilometer dari jalan utama, yang termasuk bagian dari jalur pantura. Bahkan saat ini pun perjalanan ke rumah Djiauw Kie Siong pun masih terasa jauh dan agak terpencil. Di sini masih ada dipan asli yang digunakan untuk tidur Bung Hatta. Sementara itu, dipan milik Soekarno sudah dibawa ke Bandung.

Alamat:

Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 33, Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat 41352

 

Museum Perumusan Naskah Proklamasi

 

Museum ini awalnya milik seorang petinggi militer Jepang Laksamana Tadashi Maeda. Soekarno dan Hatta yang dijemput oleh Ahmad Subardjo dari Rengasdengklok langsung ke rumah ini untuk melakukan perumusan teks proklamasi. Rumah ini dianggap aman karena Maeda merupakan sahabat Subardjo. Sebagai petinggi militer, rumah ini aman dari pengaruh dan pengawasan angkatan darat Jepang. Peristiwa  ini terjadi karena ada perbedaan pendapat antara golongan tua dan golongan muda dalam pelaksanaan Proklamasi. Selain terjadi Peristiwa Perumusan Naskah Proklamasi, gedung ini pada awal perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dipakai sebagai tempat perundingan antara pihak Indonesia dengan Belanda.

Alamat:

Jalan Imam Bonjol Nomor 1, RT 009, RW 004, Menteng, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10310

Taman Proklamasi

Tugu Proklamasi atau Tugu petir adalah tugu peringatan proklamasi kemerdekaan RI. Tugu Proklamasi berdiri di tanah lapang kompleks Taman Proklamasi di Jl. Proklamasi (dahulunya disebut Jl. Pegangsaan Timur No. 56), Jakarta Pusat. Pada kompleks juga terdapat monumen dua patung SoekarnoHatta berukuran besar yang berdiri berdampingan, mirip dengan dokumentasi foto ketika naskah proklamasi pertama kali dibacakan. Di tengah-tengah dua patung proklamator terdapat patung naskah proklamasi terbuat dari lempengan batu marmer hitam, dengan susunan dan bentuk tulisan mirip dengan naskah ketikan aslinya.

Setelah era reformasi, selain menjadi tempat yang spesial untuk acara peringatan Hari Kemerdekaan RI tiap tahunnya, lokasi ini pun menjadi tempat pilihan bagi berkumpulnya para demonstran untuk menyuarakan pendapat-pendapatnya.

Alamat:

 

Jalan Proklamasi, RT 010 RW 002, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, DKI Jakarta

 

Museum Joang 45

Dahulu, museum ini adalah bekas hotel bernama Schomper 1 yang dibangun khusus bagi pejabat tinggi Belanda,pengusaha asing dan pejabat pribumi. Ketika Jepang menjajah Indonesia, hotel ini dikuasai oleh pemuda Indonesia dan dijadikan asrama dan tempat pendidikan nasionalisme para pemuda Indonesia. Hotel Schomper 1 kemudian berganti nama menjadi Gedung Menteng 31 dan menjadi Museum Joang 45 yang diresmikan pada tanggal 19 Agustus 1974.

Para tokoh pada jaman itu seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Adam Malik, Chaerul Saleh, BM Diah, SK Trimurti, Achmad Soebardjo, Sukarni, Wikana dan Chairil Anwar, patung diri dan foto-fotonya terdapat di museum ini.

Koleksi museum cukup lengkap dan beragam, terdapat tanda jasa salah satunya dari dokter yang merawat presiden Soekarno, perlengkapan perang berupa pedang dan senapan, serta helm baja yang juga berfungsi sebagai mangkok untuk memasak makanan. Terdapat mesin jahit tua yang dipergunakan untuk menjahit baju-baju para prajurit dan celana panjang yang konon pernah dipakai bung Karno saat membacakan teks proklamasi.

Ada pula mobil kenegaraan bung Karno dan bung Hatta pada saat itu serta para pengunjung bisa mengakses pidato bung Karno yang terdapat pada sebuah komputer lengkap dengan speaker yang sudah disediakan

 

Alamat :

Jl. Menteng Raya No 31

Jakarta Pusat

Telp (021) 3909148