Jika berwisata ke kota Roma, Italia dan hanya mempunyai waktu yang tidak terlalu lama, ada beberapa obyek wisata yang bisa kita kunjungi  dalam satu hari dengan berjalan kaki karena letaknya yang tidak terlalu jauh satu sama lain.

Walking Tour di Roma dimulai dari Colosseum.  Colosseum atau Colosseo bahasa Italia-nya. Sebuah bangunan kuno nan megah peninggalan masa kekaisaran Romawi. Colosseo merupakan sebuah bangunan berbentuk amphitheater besar yang pada masa lalu digunakan untuk menyaksikan duel para gladiator sampai titik darah penghabisan dan juga sebagai tempat eksekusi para tahanan.  Bangunan ini masih berdiri tegak walaupun di beberapa bagian sudah tidak sempurna lagi karena termakan usia. Pembangunan Colosseum dimulai oleh Kaisar Vespasian dari dinasti Flavianus pada tahun 72 Masehi dan diselesaikan oleh anaknya, Titus pada tahun 80 Masehi. Tempat yang mampu menampung sekitar 50.000 penonton ini memiliki 80 buah pintu sehingga pengunjung dapat dengan mudah memasuki bangunan fantastis ini.

Setelah puas berfoto di Colosseum,  tour dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri Roman Forum (Foro Romano). Roman Forum terletak di lembah kecil antara Palatine dan Capitoline Hills. Roman Forum sendiri sudah berdiri selama berabad-abad dan penuh dengan nilai sejarah karena tempat ini adalah pusat politik, administrasi dan agama Roma. Di sini, terdapat situs-situs tertua dan paling penting di Roma.

Setelah berjalan kaki menyusuri Via dei Fori Imperiali sekitar 30 menit sampai lah di sebuah persimpangan jalan besar dimana ada sebuah bangunan megah berwarna putih yang bernama Il Vittoriano yang merupakan sebuah monumen yang dibangun untuk Raja pertama Victor Emmanuel dimana terdapat patung raja ini juga di tengahnya. Kita bisa masuk ke dalam Vittoriano tanpa dikenakan biaya, di dalamnya terdapat museum dimana kita dapat melihat sejarah unifikasi Italia.  Bila dibandingkan dengan bangunan-bangunan yang ada di sekitarnya,  bangunan ini terlihat kontras karena dibangun dengan  menggunakan marmer putih.

Menyusuri jalan besar Via del Corso,  obyek wisata  selanjutnya adalah  Pantheon. Setelah berbelok di jalan yang cukup kecil akhirnya sampai juga di Pantheon yang berada di Piazza della Rotonda.  Pantheon adalah salah satu bangunan Romawi yang dijaga keutuhannya hingga saat ini. Tempat yang berfungsi sebagai Gereja Katolik Roma sejak abad ke-7 ini awalnya dibangun pada tahun 126 AD pada masa kaisar Marcus Agrippa  sebagai kuil untuk semua dewa Romawi. Pantheon terdiri dari bangunan berbentuk serambi melingkar super besar dengan tiga jajaran granit Korintus. Serambi ini memiliki kubah beton dengan pembukaan pusat (oculus) ke langit. Pantheon telah berusia kurang lebih 2.000 tahun dan tetap berdiri megah hingga sekarang.

Setelah makan siang,  perjalanan dilanjutkan menuju Piazza Navona yang merupakan salah satu Piazza terkenal di Roma.  Piazza Navona adalah salah satu bangunan yang paling terkenal di Roma. Didirikan menjelang akhir abad ke-15 dengan tetap mempertahankan bentuk dari Stadium of Domitian yang dulunya pernah berdiri di sini. Dibangun oleh Kaisar Domitianus pada tahun 86 Masehi, stadion ini memiliki arena yang lebih besar dari Colosseum dan sering digunakan sebagai lokasi berbagai macam

festival atau acara olahraga. Banyak kafe-kafe dan restoran terbuka dan toko-toko kecil di sekitar piazza Navona. Bangunan di sekitarnya berbentuk persegi, tempat para penonton duduk. Atraksi utama Piazza Navona adalah trio air mancur yang menghiasi alun-alun, yang terbesar adalah Fontana dei Quattro Fiumi, dibangun antara 1647 dan 1651 atas permintaan Paus Innocent X.

Tujuan  selanjutnya adalah ke icon kota Roma yaitu Fontana di Trevi. Selesai dibangun pada tahun 1762 oleh Nicola Salvi, Trevi terkenal sebagai air mancur Baroque dengan komposisi mitologis patung Neptunus, dewa laut yang diapit oleh dua Triton. Dibangun dengan tinggi 26,3 meter dan lebar 49,15 meter, air mancur ini sudah sering masuk dalam beberapa film Hollywood terkenal. Kolamnya selalu terjaga kebersihannya dengan airnya yang berwarna biru kehijauan. Konon, siapa saja yang melempar koin ke air mancur ini dengan tangan kanan di atas bahu kiri bisa kembali lagi ke Roma suatu hari. Uang koin senilai sekitar 3.000 Euro dilemparkan ke air mancur ini setiap harinya. Koin yang terdapat dalam air mancur ini digunakan untuk mensubsidi supermarket di Roma yang membutuhkan bantuan. Namun sayangnya, terkadang koin dalam jumlah besar ini dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Tempat terakhir dari walking tour kali ini adalah Spanish Steps di Piazza di Spagna. Tempat ini adalah tempat nongkrong dan bersantainya muda mudi di Roma, a place to see and to be seen. Spanish Steps adalah tangga yang benar-benar monumental dan terdiri dari 135 anak tangga. Anak tangga ini dibangun dengan dana dari Perancis pada tahun 1721-1725 untuk menghubungkan antara Kedutaan Bourbon Spanyol dan Gereja Trinita dei Monti yang berada di bawah naungan raja-raja Bourbon dari Perancis. Tangga ini dirancang oleh arsitek Francesco de Sanctis dan Alessandro Specchi. Tempat wisata di Italia ini juga sering kali digunakan sebagai tempat syuting film, salah satunya adalah film Hollywood The Man From U.N.C.L.E..

Selain bisa dikunjungi dengan berjalan kaki, semua obyek wisata di atas adalah obyek wisata gratis.  So, jangan lewatkan panduan tour ini jika ke Roma ya, Piknikers.

Sumber