Kota yang terkenal dengan julukan Ambon Manise ini memang memikat hati wisatawan dengan keindahan pantai-pantainya. Selain pantai-pantainya yang cantik, di kota Ambon juga banyak terdapat obyek wisata yang patut dikunjungi.  Sudah sejak jaman dahulu Ambon telah disinggahi oleh banyak bangsa mulai dari Eropa, Cina sampai Arab karena tertarik dengan kekayaan alam dari ibu kota Provinsi Maluku ini. Bahkan bangsa Cina di abad ke-7 menyebut daratan ini sebagai sebuah oasis di tengah lautan.

Kali ini PiknikAsik  mengajak Piknikers untuk melihat obyek-obyek wisata di Ambon yang bisa dikunjungi jika kita hanya mempunyai waktu sekitar 2-3 hari saja.  So, Piknikers juga bisa kalau ingin ber-weekend ria di sini.

  1.          Monumen Martha Christina Tiahahu

Monumen Martha Tiahahu menjadi bukti sejarah keberanian wanita maluku dalam membela tanah air tercinta.  Patungnya berada di atas bukit di Karang Panjang, tak jauh dari Kota Ambon. Karena lokasinya di atas bukit kita bisa melihat pemandangan Kota Ambon dari ketinggian.  Karena keberanian besarnya dalam melawan senjata api Belanda hanya dengan batu, masyarakat Maluku menyebutnya seorang wanita kabaressi (berani). Namanya juga digunakan sebagai jalan di Karangpanjang.

  1.       Gong Perdamaian

Gong ini merupakan Gong Perdamaian ke-35 di dunia.  Gong Perdamaian Dunia ini berada di Taman Pelita, pusat Kota Ambon, taman yang asri dan terbuka untuk umum. Gong ini diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 25 November 2009. Tujuan dibangunnya  gong ini, yaitu agar citra Ambon yang dulu identik dengan kerusuhan dan kekerasan dapat sirna dan hidup dalam damai. Gong Perdamaian Dunia ini memiliki diameter seluas 2 meter dan berwarna keemasan. Selain dipenuhi dengan gambar bendera dari tiap negara, yang berjumlah sekitar 200 bendera, juga terdapat simbol tiap agama di dalam lingkarannya. Di tengahnya juga terdapat miniatur bumi dan bertuliskan ‘Gong Perdamaian Dunia’ pada bagian bawah, serta ‘World Peace Gong’ pada bagian atas lingkarannya. Dengan disangga dua pilar raksasa, di atas gong ini juga terdapat lambang Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.

Setelah dari Gong Perdamaian jangan lupa mampir ke Lapangan Merdeka Ambon dan mampir ke patung Pattimura yang ada di sana.

  1.          Museum Siwalima

Museum Siwalima  terdiri dari dua bangunan utama yaitu museum etnografi dan museum kelautan. Bangunan pertama  dengan koleksi etnografi terdapat benda-benda yang berhubungan dengan seni dan budaya dari suku asli di Maluku mulai dari miniatur rumah adat, pakaian tradisional, peralatan rumah tangga sampai guci-guci peninggalan Jepang. Museum kelautan  berisi  koleksi benda-benda yang berhubungan dengan kehidupan laut masyarakat Maluku, museum ini memiliki koleksi tiga buah kerangka ikan raksasa. Tiga kerangka ikan ini berukuran sangat besar yaitu 9, 17 dan 19 meter. Tempat wisata ini berada 5 km dari pusat kota Ambon dan buka setiap hari Senin – Jumat, jam 09:00 – 16:00, dan Sabtu – Minggu, jam 10:00 – 16:00.

  1.          Mesjid Wapauwe

Keunikan dari masjid ini adalah tidak ditemukannya paku di bangunannya yang terbuat dari pelepah sagu. Selain itu, masjid ini juga masih menyimpan sebuah Al Quran yang ditulis tangan dan timbangan beras kuno untuk zakat fitrah. Bangunan Masjid Wapauwe pada awalnya hanya berkuran 10 x 10 meter dan tidak ada serambi, namun saat ini sudah ditambahkan serambi dan tempat wudhu, namun ukuran ruang utamanya tetap 10 x 10 meter. Selain keunikan dari bangunan dan koleksinya, masjid ini juga dipercaya bisa berpindah tempat sendiri. Masjid Wapauwe dibangun pada tahun 1414 di Wawane, kemudian dipindahkan warga ke Tehala yang berjarak 6 km dari lokasi awal. Pada tahun 1614, masjid berpindah sendiri ke Desa Atetu atau Kaitetu yang merupakan lokasi masjid saat ini. Menurut warga saat itu, masjid tiba-tiba sudah berpindah tempat ketika menjelang subuh.

  1.          Benteng Ferangi atau New Victoria

Benteng yang satu ini dibangun oleh bangsa Portugis dan juga merupakan salah satu bekas pusat pemerintahan dan juga merupakan untuk tempat penyimpanan berbagai jenis rempah-rempah. Di sekitar area Benteng Ferangi ini juga terdapat macam-macam meriam berukuran raksasa dan di dalam benteng ini juga dipamerkan peta-peta perkembangan kota Ambon mulai dari masa ke masa, termasuk peninggalan bangsa Belanda serta bangsa Portugis. Benteng Ferangi ini berlokasi hanya sekitar 300 m dari pusat Kota Ambon.

  1.          Pantai Pintu Kota

Pantai ini menjadi ikon sekaligus tempat wisata di Ambon yang banyak dikunjungi dan  merupakan type  pantai berbatu karang.  Yang menarik dari pantai ini adalah adanya sebuah tebing karang raksasa yang menjorok ke laut dengan lubang besar menyerupai sebuah pintu. Percikan air dari ombak yang menghantam tebing karang menjadi salah satu pemandangan favorit disini.

  1.          Pantai Natsepa

Selain pantainya yang indah dengan air lautnya yang jernih, pantai Natsepa terkenal dengan rujaknya dengan bumbu yang khas.  Menikmati keindahan pantai sambal makan rujak sudah menjadi agenda wajib disini.

  1.       Pantai Santai

Tempat wisata ini berada di Desa Latulahat atau sekitar 16 km dari pusat kota Ambon. Sesuai dengan namanya, pantai ini cocok sekali digunakan sebagai lokasi bersantai.  Sambil menikmati pemandangan pantai, jangan lupa memesan pisang goreng dan teh manis yang menjadi kuliner andalan. Tersedia tempat penyewaan alat selam dan snorkeling di sini dan  penginapan untuk wisatawan yang hendak menginap.

  1.       Kolam Air Waiselaka

Terletak kurang lebih 45 menit dari Ambon tepatnya di Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah terdapat obyek wisata Kolam Air Waiselaka yang terkenal dengan belut raksasa yang bernama Morea.  Dengan bantuan seorang pawang, belut raksasa ini dapat dipanggil dengan memecahkan sebutir telur di permukaan air.

Image Source

Sumber 1