Jika Piknikers berwisata ke Eropa, jangan lewatkan untuk mengunjungi Denmark dan menelusuri ibukotanya, Copenhagen.  Copenhagen adalah kota yang memiliki populasi terbesar di Denmark. Denmark adalah negara Skandinavia yang terkecil dan paling selatan yang merupakan negara monarki dan kepulauan dengan Zealand dan Funen sebagai pulau terbesar. Copenhagen berada di timur Pulau Zealand dikarenakan letaknya di pesisir pantai maka iklim di kota ini sangat tidak stabil dan tergantung oleh kondisi cuaca di lautan Atlantis.

Karena kotanya yang tidak terlalu besar, kita bisa mengelilinginya dalam sehari karena letak obyek wisatanya yang berdekatan.

 

  1.    Kobenhavn Central Station

Adalah stasiun pusat di kota Copenhagen Denmark. Semua kereta baik dari luar kota Copenhagen maupun dalam kota, transit di stasiun ini. Juga terdapat terminal bus di luar terminal kereta ini. Namun sayangnya sampai detik ini, Kobenhavn central statiun tidak terhubung dengan metro. Kalau kita naik metro, kita harus turun di stasiun Norreport untuk pindah jalur kereta maupun bus. Kabar baiknya, pemerintah Denmark masih membangun stasiun metro yang akan tergabung dengan Kobenjavn train station. Di dalam Kobenhavn Central terdapat gerai makanan dari McDonald, Seven Eleven, penjual aksesoris, tempat pengiriman uang dan money changer.

 

  1. Tivolli Park

Lanjut  yuk. Keluar dari Central Stasiun kita langsung disambut oleh taman Tivolli. Tivolli adalah amusement park yang didirikan untuk mewujudkan imajinasi Hans Christian Andersen, sang tokoh tersohor penulis buku cerita anak-anak. Tiket masuk taman ini adalah 100 DKK untuk dewasa dan gratis untuk anak usia dibawah 7 tahun. Kalau berniat mengunjungi taman Tivoli, maka sediakan satu hari extra mengunjungi Copenhagen. Karena butuh waktu seharian untuk berkeliling taman.

 

  1. City Hall

Menyebrang dari Tivoli, kita akan menemukan City Hall. Bangunanya yang klasik sangat indah untuk kita nikmati sejenak. Kita juga bebas masuk hingga ke dalam hallnya. Di City Hall ini akan sering kita jumpai pasangan Denmark menikah. Ya memang disinilah pencatatan sipil untuk warga Copenhagen yang ingin melaksanakan pernikahan. Di samping luar City Hall, kita akan menemukan patung Hans Christian Andersen duduk sambil menunjuk ke arah Tivoli garden.  Jangan lewatkan untuk berfoto di samping patung yang iconic ini.

  1. Strøget & Amagertorv

Setelah puas jelajah Cityhall kita bisa masuk lebih dalam ke city centre Kobenhavn dengan melewati area Strøget. Area ini adalah area pejalan kaki dimana dikanan kiri kita terdapat gerai shoping. Inilah pusat perbelanjaan kota Copenhagen. Bagi yang hoby shoping, disinilah tempat yang tepat untuk belanja. Terdapat banyak toko yang kita bisa masuki.  Terdapat tiga toko authentic Denmark yang sebaiknya anda kunjungi selama memasuki area ini yaitu Toko Leggo, The Royal Copenhagen, Georg Jensen. Kenapa tiga toko tersebut? Pertama, Lego adalah karena Denmark adalah negara awal mula lego berasal. Maka mengunjungi toko lego di negara asal leggo menjadi pengalaman unik yang authentik. Kemudian, the Royal Copenhagen adalah keramik paling terkenal di Denmark. Merk ini jugalah yang digunakan oleh kerajaan Denmark pada piring-piring dan peralatan makanya. Tapi hati-hati ya kalau masuk di toko ini,  satu piring aja harganya bisa mencapai Rp 800,000,-. Toko ketiga adalah Geog Jensen yang letaknya di antara the Royal Copenhagen & Luis Vuitton. Denmark sekarang ini sangat terkenal dengan desain minimalis skandinavianya, dan Georg Jensen adalah salah satu desainer produk minimalis skandinavia yang sangat terkenal. Bolehlah kita melongok toko nya untuk melihat hasil desainnya. Tertarik? Silahkan merogoh kocek anda lebih dalam, satu desain tempat lilin ada di harga Rp 1,600,000,-  Keluar dari Georg Jensen kita akan mendapati air mancur Amagertorv yang iconic sebagai pusat kota Copenhagen. Disini kita bisa menikmati sejenak pemandangan dan wifi gratis dari cafe Eropa.

 

  1. Rundetårn

Puas menikmati air mancur dan bermain dengan burung merpati, kita bisa melanjutkan perjalanan ke arah barat. Tak seberapa jauh maka kita akan menemukan Rundetårn alias Round Tower. Bangunan ini dulunya adalah gereja dengan menara berbentuk bulat memutar menjulang diangkasa. Dengan merogoh beberapa koin krone, kita dapat menyusuri Round tower hingga puncak menara dan menikmati kota Copenhagen dari atas.

 

  1. Nyhavn

Puas menikmati Rundetårn, kita menuju Nyhavn dengan mengambil rute balik lagi ke Airmancur Amagertorv. Dari Airmancur, kita menuju ke utara, melewati Illum, Kongen Nytorv dan gedung Opera Copenhagen. Lalu sampailah kita di Nyhavn. Di sini kita bisa menikmati pemandangan rumah warna-warni dengan kanal yang menyediakan boat trip. Bila kita tidak tertarik untuk mengikuti boat trip, kita bisa sekedar menikmati Nyhavn sambil berfoto di icon kota Copenhagen yang paling terkenal ini ataupun sekedar duduk makan siang sambil ngopi.

 

  1. Amalienborg Palace & Frederik’s Church

Lanjutkan perjalanan ke arah utara maka kita akan menemukan Amalienborg Palace. Ini adalah istana kerajaan Denmark. Kalau kita beruntung kita bisa menyaksikan guard changing yang diiringi dengan drumband. Tepat di seberang Amalienborg Palace, terdapat Frederik’s Church yang berdesain ala Baroque Italy. Memang gereja yang juga dikenal sebagai The Marble church ini di desain sebagai miniaturnya St. Peter Basilica di Vatican, Roma.

 

  1. Lille mermaid

Mari kita lanjutkan perjalanan sedikit lagi ke utara maka kita akan sampai di kawasan patung Little Mermaid.  Patung dari bahan perunggu setinggi  4 kaki ini, berada di atas sebuah batu di kawasan Dermaga Langelinie, Kopenhagen.  Diresmikan pada tahun 1913, patung Little Mermaid merupakan karakter protagonis dari cerita dongeng Hans Christian Andersen. Pemilik Bir Carlsberg, Carl Jacobsen, menugaskan Edward Eriksen untuk membuat patung tersebut pada tahun 1909.

Sumber 1