Venezia merupakan sebuah commune sekaligus ibu kota region Veneto, sebuah region yang terletak di wilayah utara Italia Venezia merupakan salah satu kota yang unik di dunia karena letaknya di sebuah lagoon yang disebut Laguna Veneta (Venetian Lagoon). Lagoon sendiri merupakan area perairan laut yang memasuki wilayah daratan dan dibatasi oleh pulau-pulau kecil. Lagoon Venetia terbentuk dari perairan Laut Adriatik dan dua muara sungai, yaitu PO dan Piave. Pada tahun 2987 area Lagoon ini dimasukkan ke dalam daftar UNESCO World Heritage Site, dengan nama Venice and It’s Lagoon.
Area Venezia terdiri atas 117 pulau kecil yang dipisahkan oleh ratusan kanal dan dihubungkan oleh ratusan jembatan seperti Amsterdam. Bedanya jika di kanal-kanal di Amsterdam merupakan buatan manusia maka kanal di Venezia ini terbentuk secara alami. Sejak 600 tahun yang lalu, kanal-kanal ini telah menjadi sarana transportasi utama yang digunakan oleh penduduk. Keindahan panorama kanal, dipadu dengan arsitektur bangunan-bangunan khas Italia, serta karya-karya seni yang ada di kota ini menjadikan Venezia sebagai salah satu destinasi wisata favorit para traveler di dunia. Kanal utama yang sering dikunjungi adalah Grand Canal yang bisa ditelusuri dengan menggunakan perahu tradisional yang disebut gondola.
Wilayah kota Venezia dibagi ke dalam 6 sektor, 2 sektor di area lagoon yaitu Venezia-Murano-Burano (Venezia insurale) dan Lido-Pellestrina (Venezia Litorale) serta 4 sektor di daratan utama (terraferma) yaitu Favaro Veneto, Mastre-Carpenedo (Mestre centro), Chirignago-Zelarino dan Marghera.

1. PIAZZA SAN MARCO
Dikenal dengan nama La Piazza adalah salah satu ruang publik terbesar di dunia dan terletak di tepi lagoon. Di area ini terdapat berbagai bangunan dan monument penting diantaranya adalah Gereja Basilica San Marco (st Mark), Menara Campanile di San Marco dan sebuah clock tower yang dikenal dengan nama Torre dell’Orologio.

2. BASILICA DI SAN MARCO
Gereja klasik ini berwarna putih dengan aksen-aksen keemasan. Terdapat lima kubah yang merupakan pengaruh dari gaya arsitektur Byzantine. Tak hanya di luar, keindahan interior Basilica di San Marco juga sangat spektakuler, dengan mosaik emas yang menyala-nyala pada pukul 11.30 – 12.30 di siang hari.

3. GRAND CANAL
Belum lengkap rasanya ke Venezia tanpa singgah ke Grand Canal. Tempat ini juga merupakan ikon kota Venice. Jika dilihat dari udara, bentuk Grand Canal menyerupai huruf S. Cara terbaik untuk melihat kanal ini adalah dengan naik waterbus no.1 dari stasiun di dekat San Marco. Sambil menikmati Grand Canal dengan waterbus, Anda juga akan melewati jembatan-jemabatan yang telah dibangun dari abad 12 dan 18. Very romantic place.

4. JEMBATAN – JEMBATAN
Tak hanya Grand Canal, jembatan di Venice juga sangat ikonik dan otentik. Sebut saja Ponte degli Scalzi, Rialto bridge, dan Ponte dell’Accademia yang dibuat dari kayu, merupakan jembatan paling menawan di Venice. Kerennya desain jembatan ditambah dengan sibuknya aktivitas di kanal membuat jembatan-jembatan di Venice memiliki pesonanya tersendiri. Merupakan jembatan untuk pejalan kaki yang menghubungkan antar tepi Grand Canal sejak tahun 1591.

5. RIALTO MARKETPLACE
Yup, betul sekali, ini adalah pasar tradisional ala Venezia. Pasar Rialto merupakan pasar di mana warga lokal Venezia membeli barang keperluan sehari-hari terutama makanan. Pasar ini tutup pada siang hari jadi silahkan berangkat pagi untuk bisa merasakan kesibukan pasar. Kita dapat menemukan beragam jenis buah, sayuran, seafood, dan makanan yang unik di sini.

Sumber 1

Sumber 2