Piknikers ada yang mempunyai rencana mengajak anak bepergian ke luar negeri? Pengalaman saya mengajak anak berwisata ke Kuala Lumpur berikut mungkin bisa menjadi inspirasi jika ingin mengajak anak bepergian kesana. Seru juga sih karena ini merupakan pengalaman pertama anak saya ke Kuala Lumpur dan merasakan naik aneka macam transportasi di negeri jiran tersebut.

Trip ini dimulai dengan adanya promo dari salah satu maskapai penerbangan sehingga harga tiket saya dan anak saya pulang pergi menjadi sangat murah. Tetapi karena tiket promo pesawat mendarat di KLIA sudah cukup larut. Tetapi saya tenang saja karena sudah mencari info sebelumnya dimana kereta terakhir KLIA Ekspress ke stasiun KL Sentral adalah pukul 00.40.

Kurang lebih 30 menit perjalanan kereta KLIA Ekspress yang kami tumpangi memasuki stasiun KL Sentral. Jam sudah menunjukkan pukul 23.30, MRT dan bus sudah tidak beroperasi lagi. Kami menuju counter taxi dan antri. Untuk menuju Bukit Bintang biaya yang harus dibayar sekitar 19 MYR. Saya mencari penginapan di daerah Bukit Bintang karena banyak penginapan murah dan ramai dengan penjual makanan serta dekat dengan mall dan stasiun.

Esok pagi, setelah sarapan di hotel, kami menuju stasiun dan naik MRT menuju KL Sentral, dari sana kami naik KTM Komuter yang langsung menuju Batu Cave, tujuan utama kami hari itu. .Anak saya terlihat menikmati sekali perjalanan pagi itu. Dia sibuk memperhatikan para penumpang yang kebanyakan keturunan India. Setelah sekitar 30 menit perjalanan sampailah kami di stasiun terakhir yaitu Batu Cave.Kami segera turun dan berjalan menuju objek wisata yang berada di sebelah stasiun.

Di pelataran depan patung terdapat sekumpulan burung merpati jinak yang berkerumun menikmati makanan yang disebar oleh pengunjung. Ada penjual yang menjual makanan untuk burung-burung itu. Anak saya dan pengunjung anak-anak yang lain tampak senang sekali bermain dengan merpati-merpati tersebut. Setelah puas bermain anak saya ikut naik mendaki 272 anak tangga untuk melihat pemandangan kota dari atas dan gua yang ada di sana. Sewaktu naik ke atas harap berhati-hati karena banyak monyet yang berkeliaran dan kadang bisa mengambil barang wisatawan.

Sesampainya kembali di KL Sentral, kami makan siang di KFC. Dan setelah itu menunggu bis GO KL di depan KL Sentral. Untuk keliling kota KL pemerintah Malaysia menyediakan bus gratis bernama Go KL. Untuk mengetahui rute di setiap bis – ada 4 bis dengan jalur yang berbeda, bisa mengambil brosurnya di information center di KL Sentral.
Bis ini mengelilingi objek-objek wisata di tengah kota KL, sehingga tidak perlu direpotkan untuk berganti transportasi. Tetapi karena cuaca yang panas, kami hanya turun di menara Petronas saja. Kami akhirnya batal melihat museum KL dan berfoto di depan tulisan I Love KL.

Setelah puas foto-foto di depan menara Petronas, dengan menggunakan bis Go KL, kami kembali ke Bukit Bintang untuk menuju penginapan setelah sebelumnya mampir lagi ke KFC untuk makan es krim. Malam harinya kami hanya berjalan-jalan di seputar Bukit Bintang.

Pagi harinya, kami sudah bersiap-siap menuju stasiun untuk pulang ke Jakarta.Karena stasiun belum buka, kami naik taxi ke KL Sentral dan pak supir yang baik itu langsung menurunkan kami di pintu loket KLIA Ekspress sehingga dengan cepat kami langsung membeli tiket di loket dan langsung naik ke dalam kereta yang sudah menunggu.

Perjalanan kami memang cukup singkat, jika Piknikers mempunyai waktu yang lebih banyak bisa mengunjungi obyek wisata lain seperti ke Genting Highland untuk menikmati cable car atau ke Malaka. Semuanya bisa ditempuh sehari penuh dan sore harinya bisa kembali lagi ke Kuala Lumpur.