Monaco adalah negara merdeka terkecil kedua di dunia setelah Vatikan. Negara yang bertetangga dengan Perancis dengan luas wilayah 2,02 km² dan populasi sebesar 37.550 (2016) membuat Monaco tidak hanya sebagai negara terkecil kedua tetapi juga salah satu negara paling padat penduduknya. Monaco ini beribukota di Monaco-Ville namun ibukota tersebut bukanlah kota terbesar di negara yang dikenal dengan Kasino dan tempat para milyader tinggal. Adalah Monte Carlo yang merupakan kota terbesar di Kerajaan Monaco tersebut. Populasi kota Monte Carlo sendiri diperkirakan tidak begitu banyak, sekitar 3000-3500 penduduk.

Monaco tidak memiliki sumberdaya alam apapun sehingga perekonomian ditunjang oleh sector pariwisata dan perjudian. Nah, kehidupan perekonomian Monte Carlo disokong oleh perjudian makanya tidak usah heran jika saat piknikers mampir ke kota ini, piknikers bakal menjumpai kasino-kasino. Namun begitu, Monaco sangat memperhatikan lingkungan dan isu pemanasan global bahkan Monaco mungkin satu-satunya negara di dunia yang tak memiliki masalah lingkungan. Yang lebih mencengangkan dan Indonesia bisa belajar dari negara Monaco ini adalah walaupun dengan GDP perkapita US $ 30 ribu per tahun, namun jarang sekali mobil berseliweran di jalan-jalan. Penduduk Monaco lebih senang untuk berjalan kaki bahkan di waktu sibuk sekalipun. Hebat sekali bukan?

Bukan itu saja, jalan-jalan di Monaco tidak ada yang rusak alias mulus sehingga memang nyaman untuk berjalan kaki di sana. Monaco telah lama dikenal sebagai negara Eropa yang pro lingkungan. Tata kota dengan jalan sempit berkelok diimbuhi tata kota yang apik, membuat penduduknya lebih senang berjalan kaki. Untuk transportasi public pun, pemerintah kerajaan Monaco memberikan subsidi terbesar sehingga tariff transportasi umum Monaco menjadi murah.

Tetapi bukan itu saja,piknikers. Kerajaan Monaco juga mengeluarkan peraturan Haute Qualite Environnementale dimana kebijakan ini mengharuskan setiap bangunan di Monaco menghemat 10 persen dari energi yang digunakan. Penghematan ini dihitung terutama lewat pemakaian energi listrik dan konsumsi air. Contoh paling nyata terlihat lewat Gedung Forum Grimaldi tempat konferensi UNEP diselenggarakan. Semua keran air disini bersifat otomatis, yang langsung berhenti saat tangan diangkat dari wastafel. Manajemen antisipasi bencana juga terlihat lewat infrastruktur yang menguatkan tembok-tembok batu karang di seluruh Monaco.

Sangat luar biasa sekali ya, piknikers.  Kesadaran lingkungan yang tinggi yang ditunjang oleh perekonomian yang kuat membuat udara, air dan tanah  negara Monako menjadi sangat bagus.

Maka tidak mengherankan ya, Monaco nyaris tanpa polusi.

Penasaran ingin merasakan langsung ga sik, piknikers?

Hilangkan rasa penasaran kamu dengan ikutan promo yang diadakan oleh ANZ dan Golden Rama. Buat piknikers yang sudah memiliki kartu kredit ANZ, bisa langsung menghubungi Golden Rama. Buat piknikers yang belum memiliki kartu kredit ANZ, tunggu apalagi, buruan apply kartu kredit ANZ yang memberikan fasilitas dan promo-promo yang menarik.

 

Happy travelling, piknikers!

https://caming.wordpress.com/category/wisata-francis/berwisata-di-monaco/