Serial Kung-fu dari negara tiongkok pernah menjadi sangat popular di Indonesia. Sebut saja The Legend of Condor Heroes dengan pendekar Yoko dan Bibi Lung yang sangat booming saat tahun 90an waktu itu dan dilanjutkan dengan beberapa seri drama dan bahkan film bioskop yag kerap dibintangi oleh Jet Li yang menampilkan Tiongkok pada masa kerajaan masa lampau. Tahukah kamu bahwa wujud kerajaan tersebut benar-benar ada dan bukan setting-an film belaka?

Piknikers bisa menemui wujud istana kerajaan Tiongkok masa lalu tersebut di Kota Terlarang. Kota Terlarang adalah kompleks istana kerajaan yang pernah digunakan oleh dinasti King dan Ming. Pada zaman dahulu kala, tidak semua orang dapat masuk ke kompleks istana kerajaan ini, istana ini seperti “mengasingkan diri “ dari dunia luar hingga akhirnya istana Kota Terlarang ini menjadi terbuka untuk umumakibat invasi barat dan kejatuhan kekaisaran yang dipimpin oleh Kaisar Pu Yi.  Istana mulai dibangun pada tahun 1406 sampai dengan 1420 dengan dominasi bangunan berupa kayu sehingga Kota Terlarang dinobatkan sebagai bangunan kayu yang tertua dan terbesar didunia.

Karena luas dan begitu megahnya, Kota Terlarang dijadikan representasi kebesaran dan kemegahan juga keagungan kekaisaran Tiongkok masa lampau yang kemudian ditetapkan sebagai salah satu World Heritage Site pada tahun 1987 oleh UNESCO. Bayangkan saja kompleks istana Kota Terlarang memiliki 800 bangunan serta lebih dari 8.000 ruangan dan memiliki luas sekitar 720,000 meter persegi, 800 bangunan. Ruangan tersebut diperuntukkan selir-selir raja yang berjumlah lebih dari seribu, ruang khusus permaisuri, ruang khusus kaisar belajar dan merayakan perayaan dan lainnya. Wah, betapa megahnya ya, piknikers?

Tiket masuk Kota Terlarang ini terbagi atas dua periode yaitu tanggal 1 April-31 Oktober dan tgl 1 November-31 Maret yang memiliki perbedaan harga.

Untuk tanggal 1 April-31 Oktober, harga total untuk dewasa 80 RMB, lansia 40 RMB, pelajar 20 RMB ( tunjukkan kartu pelajar ) dan anak kecil dengan tinggi badan di bawah 120 cm tidak bayar tiket namun harus didampingi orang tua.

Untuk tanggal 1 November-31 Maret, harga total untuk dewasa 40 RMB, lansia 40 RMB, pelajar 20 RMB ( tunjukkan kartu pelajar ) dan anak kecil dengan tinggi badan di bawah 120 cm tidak bayar tiket namun harus didampingi orang tua.

Namun tidak usah takut tersasar selagi piknikers berkeliling Kota Terlarang, karena pihak pengelola telah menyediakan audio tour yang akan menemani piknikers menjelajahi dan menjelaskan arti serta sejarah dari setiap bangunan yang dikunjungi. Peralatan audio tour ini juga dilangkapi dengan alat berupa GPS yang bisa memberi tahu tempat dan sudut mana kita berada sehingga piknikers tidak akan terasa seperti di labirin. Untuk menyewa jasa audio tour piknikers bakal dikenakan biaya tambahan sekitar 40 yuan.

Yuk! Buruan tetapkan tanggal liburan piknikers. Temukan dan kuak kebesaran Kota Terlarang langsung di negeri Tirai Bambu tersebut.

Selamat berlibur!

SUMBER