Bangkok menjadi salah satu destinasi favorit di Asia Tenggara, Ibukota Thailand ini banyak dikunjungi turis mancanegara termasuk turis Indonesia. Daya tarik belanja yang murah meriah, akomodasi transportasi yang tidak mahal hingga makanan Thailand yang lezat mampu menarik perhatian para turis hingga para pelaku kejahatan yang tidak harapkan. Walaupun pada dasarnya, Bangkok hampir sama dengan Jakarta yang padat dan bising, Bangkok telah memiliki kereta MRT, BTS Sky Train dan perahu Chao Phraya dan Khlong. Namun begitu, Bangkok memiliki cerita kelam, karena makin banyaknya turis, makin banyak pula kasus kejahatan yang terjadi. Namun begitu, bukan berarti ya piknikers harus menjadi takut dan parno berwisata ke Bangkok ini. Yuk, disimak tips dan trik travelling aman di Bangkok.

  1. Cek RuanganSaat pertama kali memasuki kamar hotel, periksalah seluruh penjuru ruangan untuk memastikan bahwa piknikers berada di kamar yang aman,tanpa ada kamera pengintai, kaca tembus pandang atau apapun yang bisa membahayakan piknikers. Memang terlihat agak merepotkan, namun sebaiknya piknikers waspada mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

    Periksa juga keamanan kunci kamar dan jendela. Jangan lupa cari tahu letak tangga darurat terdekat.

    sebaiknya tidak meninggalkan uang dalam jumlah besar atau barang berharga tanpa pengamanan di dalam kamar, walau hanya ditinggal sebentar, lebih baik memasukkan dalam kotak pengaman yang biasanya tersedia di dalam kamar atau di resepsionis hotel.

 

  1. Bawa Tanda PengenalPiknikers berada di kota asing yang piknikers tidak mengenal sekali kota tersebut untuk itu penting untuk selalu membawa tanda pengenal saat berkeliling kota, seperti KTP, paspor atau tiket, dan simpan di tempat yang terpisah dari dompet. Sedapat mungkin, piknikers membawa tas selempang atau tas pinggang dan pisahkan antara tanda pengenal, paspor dan uang untuk mencegah piknikers tidak kehilangan semua sekaligus.

    Untuk mengantisipasi piknikers tersesat, mintalah kartu nama hotel dalam Bahasa Thai sehingga orang Thailand bisa membacanya jika dibutuhkan.

  1. Cara BerpakaianBiarpun Thailand terbuka dengan budaya luar, namun Thailand tetap mengusung adat ketimuran, untuk itu piknikers tetap menjaga cara berpakaian selama di Bangkok. Jangan berpakaian terbuka dan mencolok untuk menghindari godaan dari pria-pria iseng

    Selalu bawa jaket atau kemeja berkancing jika harus mengenakan dress saat keluar malam.

  2. Hati-hati saat berkendara taksi dan tuk-tukJika piknikers terpaksa harus menggunakan taksi, pastikan untuk memperhatikan argo karena terkadang taksi di Bangkok menerapkan argo kuda, biasanya taksi di Bangkok akan memulai argo dengan harga THB35. Jika supir memaksakan harga tertentu atau menawarkan diri untuk mengantar ke tempat wisata tertentu, segera turun dan cari taksi lainnya.

    Supir taksi di Thailand gemar mengajak penumpangnya berbincang. Kalau perbincangan sudah menjurus ke topik yang menyebalkan, tanggapi saja dengan senyum simpul, tapi hindari menjawab dengan kata “ohhh” atau “ahhh”, karena kedua kata itu malah memancing mereka untuk terus berbicara.

    Tidak jauh berbeda dengan taksi, piknikers juga harus berhati-hati menggunakan tuk-tuk. Tawarlah harga sebelum naik dan jangan memberi bayaran sebelum sampai ke tempat tujuan.
    Ajukan harga awal sebesar THB50 atau sekitar Rp19 ribuan. Jika pengemudi memberikan harga lebih murah, kemungkinan besar mereka akan memaksa untuk mendatangi tempat wisata tertentu. Beberapa supir tuk-tuk dan supir taksi sudah bekerjasama dengan berbagai toko suvenir. Ini adalah salah satu bentuk pemerasan yang marak di Bangkok. Bisa-bisa piknikers akan dibawa ke sebuah tempat antah-berantah, dipaksa membeli barang yang harganya mahal, lalu supir pun mendapatkan
    Walaupun begitu Tuk-tuk adalah kendaraan favorit turis padahal warga lokal hanya menggunakan tuk-tuk untuk membawa belanjaan dari pasar dan taksi secara umum sebenarnya aman-aman saja Cuma terkadang ada taksi dan tuk-tuk nakal. Kalau piknikers sudah memiliki simcard Thailand bisa menggunakan transportasi online seperti Grab atau Uber untuk menghindari pengalaman tidak menyenangkan selama bepergian.

  1. Awasi kartu kredit dan dompet Taruh uang secara terpisah di tas, dompet, saku baju, dan saku celana, untuk menghindari kecopetan sekaligus. Penduduk Thailand sangat berhati-hati saat mengeluarkan uang dari dompet. Tirulah cara mereka, agar tak menarik perhatian para copet yang berkeliaran. Awasi dompet dan uang piknikers jika ingin mengambil atau menukar uang, pastikan tempatnya berada dalam jangkauan petugas keamanan.  Jangan menghitung uang yang telah diambil sambil berjalan, karena itu juga akan mengundang copet berdatangan.Saat membayar dengan kartu debit atau kredit, pantau terus cara kasir menggunakan kartu tersebut. Kalau terasa mencurigakan, baca kembali tanda pembayaran yang menyertakan jumlah yang harus dibayar sebelum ditandatangani untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
  2. Hormati norma dan kepercayaan agama Buddha. Mayoritas penduduk Bangkok menganut agama Buddha. Tiap patung Buddha di dalam kuil mereka adalah sakral. Piknikers hendaknya menghormati kepercayaan orang Bangkok dan menggunakan pakaian yang pantas dan sopan ketika mengunjungi kuil seperti Grand Palace. Sebelum masuk, lepas alas kaki dan menunduklah di pintu masuk. Jika piknikers ingin mengambil foto dengan Buddha, janganlah berpose aneh-aneh.Ucapkan salam seperti orang Thailand dengan cara menyatukan kedua tangan piknikers di depan dada seperti akan salam lalu membungkuklah dan ucapkan Sawasdee. Bisa berarti “halo”, “selamat datang”, sekaligus “selamat tinggal”.Kalau pria mengucapkan ‘Sawadi kap’, kalau wanita mengucapkan ‘Sawadi kha’.
  3. Lokasi Kedutaan Besar. Sebaiknya memang mencatat baik-baik alamat kedutaan besar RI ke mana pun piknikers pergi di luar negeri dan biasanya pula simcard langganan piknikers akan mengirimkan alamat kedutaan besar begitu piknikers menginjakkan kaki di luar negeri. Alamat Kedutaan Besar Indonesia di Bangkok berada di kawasan 600-602 Petchaburi Road Khwaeng Thanon Phetchaburi, Khet Ratchathewi, Krung Thep Maha Nakhon 10400 dengan nomor telepon 6622523135.
  4. Pada dasarnya berwisata dan berkeliling kota Bangkok relative aman namun butuh kewaspadaan yang tinggi dari diri kita sendiri piknikers, jangan lengah kepada setiap keadaan terlebih karena kita berada di negeri orang dengan Bahasa dan aturan yang berbeda. Tetap percaya diri tetapi waspada. Selamat berlibur piknikers!

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20170406155027-269-205513/cara-berwisata-aman-di-bangkok/

http://www.tipswisatamurah.com/2011/12/liburan-aman-di-bangkok-thailand.html
https://travel.detik.com/destination/d-2065614/pertama-kali-ke-bangkok-perhatikan-9-hal-ini