Jangan terburu takut dengan judul di atas ya, piknikers! Yang sudah pernah mengajukan visa ke Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, Uni Eropa atau Australia pasti tidak akan asing dengan yang dimaksud dengan jaminan untuk pengajuan visa tersebut.

Jika piknikers sudah membaca artikel tentang Visa yang dimuat oleh PiknikAsik, Piknikers pasti sudah bisa menebak jaminan apa yang dimaksud. Jadi, kalau kita hendak berkunjung dan tinggal untuk sementara waktu tertentu wajib memiliki visa.

Nah, beberapa memberlakukan jaminan untuk pengajuan visa tersebut maksudnya adalah negara pemberi visa butuh suatu jaminan di mana kita tidak akan melanggar izin tinggal yang diberikan. Biasanya memang jaminan banyak menjadi persyaratan untuk visa-visa turis. Karena mereka butuh diyakinkan bahwa kita tidak akan menjadi imigran ilegal dengan modus visa turis. Jaminan tersebut bisa berupa rekening koran, asuransi perjalanan, deposito dan sejenis, dan sebagainya.

  1. Rekening koran. Rekening koran atau bank statement adalah salah satu perlengkapan piknikers dalam berjuang mendapatkan visa. Bukan berlebihan, pasalnya untuk mendapatkan visa itu seperti berjuang untuk memenangkan pertempuran. Kekuatan paspor hijau Indonesia yang tidak terlalu kuat membuat turis Indonesia harus berjuang meyakinkan para perwakilan negara tujuan supaya kita diizinkan masuk ke negara mereka. Terkadang setelah dipenuhinya semua persyaratan tersebut, visa belum tentu diberikan alias ditolak. Namun begitu, tidak boleh berputus asa jika visa belum kunjung diberikan. Persiapkan rekening koran selama tiga bulan berturut. Perhatikan dan jaga saldo di buku tabungan kalian, karena dari rekening koran tersebut, mereka bisa melihat kondisi keuangan kalian. Jangan ada fluktuasi yang tidak wajar dalam tiga bulan tersebut. Biasanya bank akan meminta biaya untuk mencetak rekening koran tersebut dan masing-masing bank memiliki kebijakan sendiri tentang biaya tersebut.
  2. Asuransi perjalanan. Untuk visa Amerika Serikat dan negara-negara Uni Eropa biasanya mensyaratkan asuransi perjalanan dalam persyaratan pengajuan visa. Hal ini untuk meyakinkan mereka bahwa ketika kalian mengalami hal yang di luar dugaan, kemalangan tersebut dilindungi oleh asuransi perjalanan tersebut dan kalian tidak akan menjadi beban tambahan bagi negara pemberi visa tersebut. Sudah banyak perusahaan dan lembaga keuangan yang menyediakan layanan asuransi perjalanan bahkan ada situs perjalanan pun menyediakan asuransi perjalanan. Jangan sampai salah pilih asuransi, pilihlah yang paling kalian perlukan. Jangan sepelekan asuransi ini karena bisa jadi penentu kalian untuk mendapatkan visa.
  3. Deposito. Sebenarnya tidak harus simpanan berupa deposito, bisa juga uang tabungan yang cukup jadi negara pemberi visa pun yakin bahwa kalian tidak akan menjadi beban dan menimbulkan kesulitan selama berada di negara pemberi visa. Jumlah simpanan tersebut tidak ada besaran pasti bagi negara-negara tersebut. Misalnya untuk negara-negara uni Eropa, di mana tidak ada persyaratan secara mutlak bahwa harus ada tabungan minimal 50 juta bagi pelamar visa Schengen namun ada baiknya memang pelamar visa tersebut memiliki tabungan yang memadai supaya visa bisa diberikan. Jadi, jika ada keinginan untuk berlibur ke Eropa, lebih baik banyak-banyak menabung supaya tabungan cukup dan visa diterima.

 

Nah, demikian sedikit cerita tentang jaminan pengajuan visa. Walaupun tidak menjadi syarat mutlak namun jaminan tersebut bisa menjadi sesuatu yang penting dan bahan pertimbangan negara pemberi visa karena sekali lagi paspor Indonesia memang belum seampuh dan sekuat paspor negara-negara tetangga. Namun begitu, tidak boleh kata menyerah dan putus asa. Semoga pengajuan visa piknikers bisa diberikan.

 

Selamat berlibur!